Halaman

Kamis, 07 Februari 2013

SABAR, TASLIM DAN RIDHA



Sabar dan sukur ada keterkaitan seperti keterkaitan yang ada antara nikmat dan cobaan, dimana manusia tidak terlepas dari keduanya. Karena syukur dengan amal perbuatan menuntut adanua kesabaran memiliki tiga macam: 1) sabar atas ketaatan. 2) Sabar dari kemaksiatan. 3) Sabar menerima cobaan. Itulah seluruh kehidupan yang ada. Oleh karena itu, sabar adalah separuh iman, sebab tidak satupun maqam iman kecuali pasti disertai kesabaran.
Tidak ada tingkatan di bawah sabar atas cobaan kecuali keluh kesah yang notabene tercela, atau kekafiran yang merupakan pembinasa. Tidak ada pilihan di hadapan seorang muslim kecuali harus bersabar. Oleh karena itu, hal yang tidak terpisahkan dari kesabaran yang baik adalah taslim (menerima) da ridha kepada adha Allah.

Keutamaan Sabar
            Allah menyebutkan rang-orang yang sabar dengan berbagai sifat dan menyebutkan kesabaran di dalam al-Quran lebih dari sembilanpuluh tempat. Bahkan Allah menambahkan keterangan tentang sejumlah derajat yang tinggi dan kebaikan dan menjadikannya sebagai buah dari kesabaran. Firman Allah :
Dan Kami jadikan diantara mereka itu pemimpin-pemimpin tabg nenveru oetunjuk dengan  perintah Kami ketika mereka bersavar:. (as-Sajdah: 24)
“Dan telah sempurnalah perkataan Tuhamnu yang baik (segala janji) untuk Bani Israil, disebabkan kesabaran mereka.” (al-A’raf: 137)
“Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka perbuat.” (an-Nahl: 96)
“Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka.” (al-Qashash: 54)
“Sesungguhnya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (az-Zumar: 10)
            Setiap ibadah pahalanya ditentukan kecuali sabar. Oleh karena itu puasa memiliki pahala yang sangat besar karena ia merupakan separuh kesabaran. Allah berfirman:
“Dan bersabarlah kalian sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (al-Anfal: 46)
Allah mengaitkan kemenangan dengan kesabaran. Alaah berfirman:
 “Ya (cukup), jika kamu bersabar dan siap siaga dan mereka dating menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikan yang memakai tanda.” (Ali Imaran: 125)
            Allah menghimpun untuk orang-orang yang bersabar berbagai hal yang tidak dimpun-Nya untuk selain mereka. Firman-Nya:
“Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (al-Baqarah: 157)
            Jadi pentunjuk, rahmat dan keberkahan dihimpun untuk orang-orang yang bersabar. Ayat-ayat yang berbicara tentang maqam sabar terlalu bayak untuk disebutkan. Wallahu alam bissawab.
(Dicutat dari Buku Mensucikan jiwa Konsep Tazkiyatun-nafs terpadu diseleksi dan disusun ulang oleh: Sa'id Hawwa; Rabbani Press)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar